Senin, 18 November 2019

Staff Purchasing Wajib Tahu, 6 Metode Procurement


Dalam dunia bisnis, beberapa perusahaan tentu membutuhkan seorang procurement. Hal ini karena procurement adalah pihak yang bertugas untuk mencari serta menyediakan barang yang dibutuhkan perusahaan. Sebagai staff purchasing, sangat wajib hukumnya untuk mengetahui beberapa metode procurement. Dengan mengikuti metode tersebut, staff purchasing dapat lebih mudah untuk menguasai alur procurement. 

Beberapa Metode Procurement yang Wajib Diketahui

1. Request For Quotation
Metode penawaran ini merupakan salah satu metode yang mudah untuk dijalankan, pada metode ini tidak menggunakan proposal resmi yang diajukan untuk vendor. Melainkan perusahaan akan memiliki 3 vendor terbaik, untuk mendapatkan penawaran yang berkualitas dan menguntungkan. Selain faktor kualitas penawaran, tentu saja perusahaan akan melihat dari segi harga .
Jika perusahaan telah menemukan sebuah vendor, yang menawarakan harga yang murah maka selanjutnya perusahaan akan melihat kualitas dari barang tersebut. Sudah pasti perusahaan menginginkan barang dengan kualitas terbaik, untuk keperluan mereka. Jika seluruh faktor telah terpenuhi, maka penandatanganan kontrak pun akan dilakukan. 

2. Vendor Tunggal
Metode kedua dalam procurement adalah vendor tunggal, metode ini berarti tidak ada kompetisi memenangkan tender. Namun metode ini hanya digunakan, dalam situasi tertentu atau keadaan darurat. Apabila hanya ada satu vendor yang memenuhi persyaratan, maka perusahaan akan mendapat keuntungan serta kebutuhan produk dari vendor tersebut saja.
Metode ini pun harus melalui persetujuan dari manajemen perusahaan, sebelum dilaksanakan atau pengikatan sebuah kotrak dengan vendor. Hal ini karena terdapat beberapa poin penting dalam persyaratan tersebut, yang mendasari keputusan menggunakan satu vendor. Apabila manajemen telah memberikan persetujuannya, maka pengikatan kontrak pun dapat dilakukan. 

3. Request For Proposal
Metode proposal adalah sebuah permintaan formal, dalam pengajuan proposal. Metode ini digunakan pada pekerjaan jasa yang tidak bisa terdefinisi dengan jelas. Seorang staff purchasing akan membuat sebuah proposal, kemudian surat tersebut akan diberikan kepada vendor. Di dalam surat proposal tersebut, terdiri dari surat kontrak dengan penawaran yang berkualitas. 

4. Metode Dua Tahap
Yang dimaksud dengan metode dua tahap adalah, sebuah penyampaian dokumen proposal dengan persyaratan dan lembar teknis. Kedua dokumen tersebut dimasukkan dalam sebuah sampul tertutup, sedangkan pada penawaran harganya dimasukkan kedalam sampul yang lain. Dalam arti, dokumen proposal dan penawaran harga diberikan dengan sampul tertutup yang berbeda.
Ketika sebuah vendor dinyatakan lulus tahap administrasi serta tekis, maka selanjutnya vendor akan melakukan penawaran tahap dua yaitu mengenai harga. Metode dua tahap ini umumnya digunakan untuk pengadaan barang, atau pekerjaan yang memiliki karakteristik tertentu. Karakterisitik tersebut seperti bersifat kompleks, memenuhi kriteria kinerja tertentu, serta memiliki waktu evaluasi teknis yang lama. 

5. Buka Tender
Metode kelima dari procurement adalah buka tender, yaitu kegiatan utama dalam procurement yang memiliki tujuan untuk mengumpulkan vendor dalam pengajuan penawaran barang maupun jasa. Ada banyak cara yang dapat digunakan untuk mengumpulkan vendor, salah satunya e-tendering.
E- tendering adalah tender yang dilakukan secara elektronik, sama seperti tender manual seorang vendor harus mengirimkan detail barang dan jasa mereka. Setelah diterima oleh perusahaan, maka mereka pun akan memilih vendor sesuai dengan kriteria yang diperlukan oleh perusahaan. 

6. Buka Tender Secara Terbatas.
Metode terakhir dari procurement adalah, buka tender secara terbatas. Peserta dari sebuah lelang tender memiliki tugas yang sama dengan tender terbuka. Hanya saja pada umumnya perusahaan peserta terbatas, meskipun begitu perusahaan yang memenangkan tender umumnya perusahaan yang telah menjalin relasi cukup lama. 

Dalam sebuah perusahaan, beberapa diantaranya membutuhkan sebuah procurement untuk menjamin barang serta jasa yang diperlukan perusahaan memiliki harga murah namun tetap berkualitas. Bagi seorang staff purchasing, tentu lebih mudah jika melakukan procurement dengan mengikuti bebetapa metode tersebut. Pastikan metode yang digunakan, telah sesuai dengan kebutuhan perusahaan. 

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

Blogger templates

Diberdayakan oleh Blogger.